Thursday, January 24, 2013

Munaqosah PPM Yogyakarta

Target Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Yogyakarta adalah mencetak mubaligh sarjana /sarjana mubaligh dengan cara membekali ilmu Al Qur’an dan Al Hadits bagi mahasiswa selama menuntut ilmu (kuliah) di Yogyakarta. Selama tinggal di PPM mahasiswa dibekali ilmu al Qur’an khatam, Kitab Himpunan khatam, serta ilmu tambahan yaitu menulis pegon, bacaan Al Qur’an, nahwu shorof, faroid, thoharoh, tata karma, meramut jenazah, manasik haji. Munaqosah (ujian akhir) sengaja dimasukkan dalam kurikulum Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Yogyakarta sebagai alat untuk mendorong para santri menguasai materi yang telah diajarkan, sehingga sebagai sarjana mubaligh /mubaligh sarjana siap mengajarkan Al Qur’an dan Al Hadits di manapun mendapatkan maisah (pekerjaan).


Mengakhiri program belajar mengajar pada semester ini PPM Yogyakarta menyelenggarakan munaqosah untuk mengetahui tingkat penguasaan materi yang telah diajarkan sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan, serta untuk keperluan kenaikan kelas. Munaqosah berlangsung selama 4 hari mulai Senin, 14 Januari 2013, terdiri dari 2 hari untuk santri putri dan 2 hari untuk santri putra.

Semester ini PPM Yogyakarta terdiri dari 3 Kelas yaitu  Kelas Pegon Bacaan, Kelas Lambatan dan Kelas Cepatan. Santri yang mengikuti muaqosah sebanyak 142 orang terdiri dari 57 orang santri putri dan 85 orang santri putra. Materi yang diujikan meliputi tafsir (arti dan keterangan) Al Qur’an dan tafsir Al Hadits.

Materi munaqosah Kelas Pegon Bacaan adalah menulis Pegon, Bacaan Al Qur’an dan Tajwid. Materi munaqosah Kelas Lambatan terdiri dari tafsir Al Qur’an Juz 16 – 17, dan Al Hadits Kitab Ahkam. Materi Kelas Cepatan adalah tafsir Al Qur’an Juz 2 – 3 dan Al Hadits Kitab Kanzil Umal.

Penguji munaqosah tersebut adalah para ustad berpengalaman yang menguasai dalam bidangnya yaitu Ust H. Rajiman, Ust Endri Sulistyo, Ust Imam Syafii, Ust. Rosid Kurniawan, Ust R. Sularso, Ust Khabib Nasrulloh.

Khoirudin selaku Koordinator KBM sebagai penanggung jawab membentuk kepanitiaan pelaksanaan munaqosah yaitu Fraga, Hanif Ansori, Abed, Uli, Adi, Muiz, Agung Abdi, Subhan, Dimas Asep. Panitia telah mempersiapkan rencana pelaksanaan munaqosah sejak dini sehingga diharapkan dapat membawa hasil yang aman, selamat dan barokah.
Share:

6 comments:

  1. Terus berjuang dijalan Alloh ikut serta membangun bangsa dengan pembinaan generasi muda yang intensif. Fitnah dari orang yang benci dengan LDII akan tersingkir dengan sendirinya ketika kita lebih memilih berbuat nyata

    ReplyDelete
  2. Jazakumullohukhoiro atas infonya, semoga bisa dicontoh oleh PPM2 lainnya di Indonesia..

    ReplyDelete
  3. Hasil nyata pembinaan LDII adalah : warga LDII tidak ada yang merokok, minum minuman keras, berjudi, kumpul kebo serta penyakit masyarakat lainnya. Semua itu adalah pintu masuk dari kerusakan moral dan mental bangsa. Warga LDII bisa menjadi masyarakat yang baik kepada warga masyarakat lainnya serta setia terhadap bangsa dan negara.

    ReplyDelete
  4. Kesempatan bagi generasi muda yang kuliah di manapun, bergabunglah dengan PPM, inya' alloh menjadi generasi yang barokah, bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, bangsa dan negara.

    ReplyDelete
  5. saya mahasiswa yang sedang kuliah di salah satu universitas swasta di Yogyakarta. saya ingin belajar ilmu agama islam lebih dalam. apakah saya bisa ikut belajar mengaji di pondok pesantren mahasiswa LDII.?

    ReplyDelete
  6. Pondok Pesantren Mahasiswa sangat senang dan terbuka apabila ada mahaiswa dari manapun untuk kuliah sambil belajar ilmu agama (Al Qur'an dan Al Hadits), sehingga selesai kuliah di Yogya akan memperoleh gelar akademik sesuai program studi yang digeluti dan akan memperoleh ilmu agama yang cukup untuk diajarkan untuk pengembangan agama Islam. Dipersilakan datang ke alamat tersebut di atas, atau dapat menghubungi Mas Safei telp 0857 2952 5588 atau Mas Sularso telp 0852 9249 3000, semoga Alloh paring sukses, aman, selamat, lancar dan barokah.

    ReplyDelete